A.
Perencanaan Usaha Budi Daya Unggas Petelur
Saat ini tantangan untuk
memenuhi kebutuhan pangan semakin besar. Jumlah penduduk yang terus bertambah
perlu diiringi dengan usaha meningkatkan produksi pangan. Budi daya ternak
unggas menjadi salah satu usaha untuk memproduksi pangan, khususnya telur.Perlu
kamu perhatikan bahwa produk budi daya unggas petelur berfungsi sebagai pangan.
Dalam proses yang dilakukan harus mengacu pada cara budi daya ternak yang baik,
sehingga dapat menghasilkan pangan yang sehat dan higienis.
MENGENAL
UNGGAS PETELUR
A. Jenis-jenis unggas petelur
Unggas adalah jenis hewan yang termasuk ke dalam kelompok
burung-burungan. Ciri-ciri unggas adalah bersayap, berbulu, berkaki, dan
memiliki paruh. Berdasarkan produk yang dihasilkan, kita mengenal unggas
petelur dan unggas pedaging. Unggas petelur adalah yang dipelihara untuk
menghasilkan telur, sedangkan unggas pedaging adalah unggas yang dipelihara
untuk menghasilkan daging. Jenis unggas petelur antara lain adalah ayam,
bebek/itik, burung puyuh, dan angsa.
Ayam
Ayam adalah
unggas petelur yang umum dibudi dayakan karena permintaan dan kebutuhan
masyarakat terhadap telur ayam yang tinggi. Telur ayam paling umum dikonsumsi
oleh masyarakat. Berdasarkan warna kulitnya, telur ayam terdiri atas telur
putih atau coklat. Ayam petelur terdiri atas dua jenis, yaitu:
1. Ayam petelur ringan dan ayam petelur medium. Ayam petelur
ringan (ayam petelur putih) memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
mempunyai badan yang ramping dan kecil, bulu berwarna putih,
berjengger merah. Ayam petelur putih mampu bertelur sampai
260 butir setiap tahun.
2. Ayam petelur medium ditandai dengan bobot tubuh yang lebih
besar dibandingkan dengan ayam petelur putih sehingga dapat
menghasilkan daging cukup banyak. Ayam petelur medium
memiliki telur berwarna coklat. Telur yang dihasilkan ayam
petelur medium lebih besar daripada telur yang dihasilkan oleh
petelur putih. Namun, jumlah telur coklat yang dihasilkan lebih
sedikit.
Itik
Itik
merupakan unggas yang hidup di air. Itik memiliki badan kecil dan ramping serta
dapat bergerak lincah. Telur itik memiliki kandungan nutrisi dan ukuran yang
mirip telur ayam sehingga sering dijadikan alternatif pengganti telur ayam.
Entok/bebek
Bebek
merupakan unggas air yang memiliki badan lebih gemuk dan bergerak lebih lamban
dibandingkan dengan itik. Telur entok mirip dengan telur itik.
Angsa
Angsa
merupakan unggas air yang memilik badan lebih tinggi dan besar serta bulu
berwarna putih. Angsa memiliki leher yang lebih panjang dibandingkan dengan
bebek, itik, atau ayam. Budi daya angsa sebagai petelur tidak sebanyak itik dan
bebek. Telur angsa berukuran sangat besar, bahkan bisa mencapai 3 kali ukuran
telur ayam.
<
Burung
puyuh
Burung puyuh
merupakan salah satu jenis burung yang banyak diternakkan untuk komersial.
Burung puyuh memiliki bulu yang berwarna coklat bercak-bercak hitam putih.
Burung puyuh terlihat pendek dan gemuk. Telur puyuh berukuran kecil, yaitu
kira-kira ¼ ukuran telur ayam, komposisi gizinya sama dengan telur ayam.
b. Produk budi daya unggas petelur
Budi daya ternak unggas petelur merupakan kegiatan untuk
menghasilkan produk budi daya ternak berupa telur. Selain itu, setelah masa
bertelur berakhir, maka ayam petelur dijadikan ayam petelur. Telur yang
dihasilkan dapat langsung dikonsumsi dengan cara direbus atau digoreng. Telur
juga digunakan sebagai bahan baku dalam industri berbagai jenis makanan, kue,
dan roti. Selain itu, telur bisa juga diolah menjadi produk dengan nilai jual
lebih tinggi seperti telur asin, yaitu telur itik/bebek yang diasinkan. Selain
itu, telur juga dijadikan campuran minuman yang dianggap sangat bermanfaat
untuk kesehatan. Apakah kamu mengenal minuman STMJ? STMJ adalah singkatan dari
susu, telur, madu, dan jahe, yaitu minuman yang terbuat dari campuran telur,
susu, madu, jahe. Minuman kesehatan lainnya yang terbuat dari campuran telur
adalah teh telur atau kopi telur. Minuman ini campuran dari telur mentah yang
dikocok terlebih dahulu.
C. Mensyukuri keberagaman produk budi daya dan wirausaha di bidang unggas
petelur sebagai anugerah Tuhan Yang Mahakuasa
Telur merupakan sumber protein dan lemak hewani yang murah dan
mudah didapatkan. Berbagai jenis unggas petelur hidup di sekitar kita. Secara
alami unggas bertelur hanya untuk berkembang biak. Dengan membudidayakannya,
unggas akan menghasilkan telur yang lebih banyak. Keberagaman jenis unggas yang
menghasilkan telur sebagai bahan pangan manusia adalah rahmat dari yang
Mahakuasa kepada manusia sehingga sudah seharusnya manusia mensyukuri nikmat
yang diberikan-Nya.
B.
Perancangan dan Kegiatan Budi Daya Unggas Petelur
Budi daya unggas
petelur merupakan usaha pengelolaan sumber daya hayati berupa unggas dengan
tujuan untuk dipanen hasilnya. Dalam budi daya unggas petelur dibutuhkan sarana
dan peralatan. Selanjutnya anda akan mempelajari sarana dan peralatan yang
dibutuhkan dalam budi daya unggas petelur. Dalam budi daya unggas petelur,
pemilihan lokasi harus dilakukan sebaik mungkin. Lokasi yang sesuai untuk budi
daya ayam petelur adalah jauh dari keramaian, mudah dijangkau untuk pemasaran,
dan bersifat menetap.
1. Sarana dan
peralatan budi daya unggas petelur
Sarana dan
peralatan yang dibutuhkan dalam budi daya unggas petelur terdiri atas kandang
dan perlengkapan kandang, bibit, pakan, vitamin, dan obat-obatan. Sarana dan
peralatan yang dibutuhkan dalam budi daya unggas pedaging sudah dipelajari pada
pembelajaran sebelumnya. Cobalah baca lagi pelajaran tentang budi daya unggas
pedaging.
a. Kandang
Kandang adalah
kebutuhan utama dalam usaha budi daya ternak unggas. Kandang berguna untuk
menjaga agar unggas peliharaan tidak berkeliaran, memudahkan pemeliharaan,
seperti pemberian pakan dan obat-obatan, serta memudahkan pemanenan atau
pengumpulan hasil peternakan. Selain itu, kandang juga berfungsi untuk
memperoleh hasil panen yang berkualitas. Kandang yang umum digunakan pada budi
daya unggas petelur adalah kandang sangkar yang dimodifi kasi menjadi kandang
battery. Unggas petelur biasanya dipelihara terlebih dahulu dalam kandang
postal, selanjutnya di pindahkan ke kandang battery jika sudah dewasa. Biasanya
kandang battery diletakkan dalam bangunan kandang. Jadi, seolah-olah ada
kandang dalam kandang.
Kandang battery dapat dibuat dari
kawat, kayu, atau bambu yang didesain sedemikian rupa sehingga telur dapat
menggelinding keluar dari kandang battery. Biaya pembuatan kandang battery
cukup besar, sedangkan keuntungan kandang battery adalah:
1. Memudahkan mengambil dan
mengumpulkan telur.
2. Menghindarkan kerusakan telur oleh
unggas.
3. Memperoleh telur yang bersih dari
kotoran unggas.
4. Menghindari kanibalisme
antarunggas.
b. Peralatan kandang
Selain kandang,
dibutuhkan juga peralatan seperti tempat makan dan minum. Kandang postal harus
dilengkapi dengan tempat makan dan minum dan harus tersedia dalam jumlah yang
cukup. Tempat makan dan minum pada kandang battery sudah menyatu dengan kandang
yang dapat terbuat dari bambu, almunium atau bahan lainnya yang kuat, tidak
bocor, dan tidak berkarat.
c. Bibit
Bibit unggas
petelur dapat diperoleh pada penyedia bibit. Misal untuk bibit ayam yang
digunakandisebut DOC (Day Old Chicken)/ ayam umur sehari. Persyaratan bibit DOC
adalah:
1. Anak ayam (DOC) berasal dari induk
yang sehat.
2. Bulu tampak halus dan penuh serta
baik pertumbuhannya.
3. Tidak terdapat kecacatan pada
tubuhnya.
4. Anak ayam mempunyak nafsu makan
yang baik.
5. Ukuran badan normal, yaitu
mempunyai berat badan antara 35- 40 gram.
6. Tidak ada letakan tinja di duburnya.
d. Pemanas kandang
Unggas termasuk ke dalam hewan
berdarah dingin. Suhu tubuhnya sangat tergantung pada suhu lingkungan. Di masa
awal pertumbuhan keberadaan pemanas dalam kandang sangat diperlukan untuk
mempertahankan suhu tubuhnya. Selain itu, ayam belum memiliki bulu yang
berfungsi untuk mempertahankan kehangatan tubuhnya. Pemanas kandang dapat
menggunakan lampu.
e. Pakan
Pemberian pakan
ayam untuk ayam petelur merupakan kelanjutan dari pemberian pakan untuk ayam
pada fase grower. Fungsi pakan pada ayam petelur adalah untuk pertumbuhan
ukuran dan berat tubuh, produksi bulu dan telur, serta untuk pertahanan tubuh.
Pakan adalah campuran dari beberapa bahan baku pakan, baik yang sudah lengkap
maupun yang masih akan dilengkapi, yang disusun secara khusus dan mengandung
zat gizi yang mencukupi kebutuhan ternak untuk dapat dipergunakan sesuai dengan
jenis ternaknya. Pakan dapat dibuat dari bahan-bahan hasil pertanian,
perikanan, peternakan, dan hasil industri yang mengandung zat gizi dan layak
dipergunakan sebagai pakan, baik yang telah diolah maupun yang belum diolah.
Pakan unggas terdiri atas campuran bahan makanan, seperti jagung, kedelai, dan
bahan lainnya sehingga memiliki komposisi nutrisi yang mengandung karbohidrat
(kalori), serat kasar, protein, lemak, kalsium, dan fosfor, agar sesuai sebagai
pakan unggas. Pakan unggas sudah tersedia dalam bentuk siap pakai yang dapat
dibeli di toko pakan ternak. Pakan siap pakai yang dapat dibeli toko-toko pakan
biasa dilengkapi dengan informasi SNI
Kamu dapat membuat
pakan ternak sendiri dengan memanfaatkan sumber daya di lingkungan sekitar
tempat tinggalmu, seperti limbah pertanian. Sebagai contoh, kamu juga dapat
menggunakan dedak, sisa dari penggilingan beras, sebagai pakan ternak. Biaya
pakan ternak adalah komponen biaya paling besar dalam usaha budi daya ternak
unggas. Bentuk-bentuk pakan unggas bermacam-macam, seperti bentuk tepung,
butiran pecah, pelet, butiran. Pakan berbentuk tepung berasal dari pakan yang
ditumbuk terlebih dahulu. Biasanya dalam pemberiannya pakan berbentuk tepung
dicampur terlebih dahulu dengan pakan berbentuk butiran. Jumlah dan komposisi
nutrisi ayam petelur disesuaikan dengan periode pertumbuhan unggas.
f. Obat-obatan, vitamin, dan hormon
pertumbuhan
Obat-obatan diberikan
jika diperlukan, yaitu untuk unggas yang sakit. Obat-obatan yang diberikan
harus disesuaikan dengan penyakit yang diderita oleh unggas. Obat juga
diberikan sesuai dosis, jumlah, serta waktu yang tepat. Vitamin berfungsi untuk
membantu pertumbuhan, menjaga kesehatan unggas, sedangkan hormon pertumbuhan
berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan unggas. Secara alami, unggas dapat
tumbuh sehat jika mendapatkan pakan dalam jumlah yang cukup.
g. Peralatan panen
Peralatan panen
diperlukan untuk mempermudah dan mempercepat panen. Di samping itu, peralatan
panen dapat digunakan untuk mencegah telur yang dihasilkan tidak pecah dan
rusak. Peralatan panen yang paling umum adalah wadah untuk mengumpulkan telur
yang telah dipanen, seperti ember, baskom, atau keranjang.
2. Teknik budi
daya unggas petelur
Sebagai contoh
teknik budi daya unggas akan dipelajari budi daya ayam petelur. Kegiatan budi
daya ayam petelur meliputi:
a. Penyediaan kandang
Kandang dapat
dibuat dari bahan-bahan sederhana yang penting dapat mencegah ternak keluar dan
dapat melindungi dari hujan dan panas. Selain itu, kandang juga harus bersih.
Kandang yang digunakan dalam budi daya ayam petelur terdiri atas kandang koloni
atau kandang postal dan kandang battery. Mulai dari DOC sampai ayam petelur
berumur 6 bulan, ayam dipelihara di kandang koloni. Setelah berumur 6 bulan,
ayam petelur sudah mulai menghasilkan telur dan untuk selanjutnya ayam petelur
dipindahkan ke kandang battery.
b. Penyediaan bibit
Bibit ayam dapat
dibeli pada penyedia bibit. Resiko kematian ayam petelur dapat dikurangi dengan
menggunakan bibit yang sudah agak besar, yaitu bibit ayam dara. Harga ayam dara
jauh lebih lebih mahal dibandingkan ayam DOC. Namun, ayam dara bertelur lebih
cepat.
c. Penyediaan pakan
Pakan ayam siap
pakai sudah tersedia di toko-toko pakan. Pakan untuk budi daya ayam petelur
bisa menggunakan pelet, tetapi untuk menghemat biaya pakan, Anda dapat membuat
pakan alternatif berbahan dedak, jagung, bungkil, dan tepung tulang atau bahan
pangan lainnya yang terdapat di wilayah tempat tinggalmu. Pakan ayam dibagi
menjadi dua jenis, yakni pakan untuk DOC dan pakan ayam dara (fase grower).
d. Pemeliharaan
Kegiatan
pemeliharaan unggas petelur terdiri atas pemberian pakan, minum, dan
pengendalian hama atau penyakit. Pemberian pakan Pemberian pakan ayam petelur
terdiri atas tiga fase, yaitu fase starter (umur 0-4 minggu), fase grower (7-20
minggu), dan fase layer (21-80 minggu). Pemberian pakan dapat dilakukan 1 kali
sehari. Di bawah ini salah satu contoh kandungan nutrisi pakan ayam petelur
siap pakai untuk berbagai umur ayam petelur.
e. Panen
Hasil yang dipanen
dari ayam petelur adalah telur ayam. Telur dipanen 3 kali dalam sehari agar
kerusakan telur yang disebabkan oleh virus dapat terhindar. Pengambilan pertama
pada pagi hari antara pukul 10.00-11.00; pengambilan kedua pukul 13.00-14.00;
pengambilan ketiga (terakhir) sambil mengecek seluruh kandang dilakukan pada
pukul 15.00-16.00. Hasil tambahan yang dapat dinikmati dari hasil budi daya
ayam petelur adalah ayam petelur yang sudah habis masa bertelur dapat dijadikan
ayam petelur dan kotoran ayam yang dapat dijual untuk dijadikan pupuk organik.
f. Pasca panen
Kegiatan pascapanen budi
daya unggas petelur meliputi penyortiran dan pembersihan telur. Telur yang
telah dikumpulkan langsung disortirkan berdasarkan ukuran dan bentuknya, yaitu
telur normal.

Komentar
Posting Komentar